Pilih Mana? Facebook, Twitter, atau Instagram?

Anda lebih aktif di mana? Facebook, Twitter, atau Instagram? - Aplikasi berbagi foto dan video Instagram mencatat angka spektakuler dari segi penggunaannya. Kini layanan Instagram dipakai oleh 500 juta user per bulan.

Dan 300 jutanya menggunakan layanan ini setiap hari. Ya, setiap hari. Hebatnya lagi, komunitas Instagram bertumbuh lebih dari dua kali lipat selama 2 tahun terakhir.


Terus-terang saja, serbuan Instagram telah mengalahkan Twitter, di mana Twitter sejak 2016 mengalami stagnan pertumbuhan pengguna di angka 300 juta user saja.

Gimana dengan Indonesia? Instagram sendiri memiliki 22 juta pengguna aktif bulanan di Indonesia. Dan angka tersebut terus meningkat secara drastis setiap harinya.

Di buku-buku Mas Ippho Santosa telah lama dijelaskan bahwa dunia akan semakin memanjakan otak kanan. Visual, animasi, video, musik, dan entertainment, itu semua bagian dari otak kanan. Dan itu dihadirkan oleh Instagram.

Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah pengguna Instagram terbanyak, di mana 89 % Instagrammers-nya berusia 18-34 tahun. Ya, mereka produktif sekaligus konsumtif. Kalau Anda entrepreneur, mestinya Anda melirik ini sebagai peluang.

Serunya lagi, Instagram di Indonesia disebut-sebut sebagai kanvas kreativitas bagi komunitas mobile-first yang muda dan antusias. Dan tak kalah serunya, pengguna Instagram diyakini lebih mapan finansial daripada pengguna Facebook. Sebut saja, lebih berdaya beli.

Sekiranya Anda entrepreneur atau marketer, mestinya Anda mencermati juga mengamati fenomena ini baik-baik. Dan ingatlah, di mana ada keramaian, di situlah hadir penawaran. Bukankah begitu?

Btw, inilah potret pengguna Instagram di Indonesia, menurut Paul Webster:

  • Pengguna Instagram di Indonesia 59% adalah anak muda, berusia 18-24 tahun yang relatif terdidik dan relatif mapan. Mereka produktif sekaligus konsumtif.
  • 88% pengguna menggunakan filter dan 97% menggunakan fitur search untuk mencari informasi yang lebih spesifik. Artinya, mereka tahu apa yang mereka butuhkan.
  • 97% pengguna menuliskan komentar pada postingan dan menandai (mention) teman-teman mereka, di mana ini akan mendorong proses pencarian di Instagram.
  • 85% pengguna memposting di media sosial lainnya langsung dari Instagram (cross posting). Biasanya ke Facebook dan Twitter.
  • Mode dan teknologi menjadi produk yang paling populer di antara para pengguna Instagram di Indonesia. Namun herbal juga dicari-cari.
  • Masyarakat Indonesia menggunakan Instagram untuk mencari inspirasi, mencari informasi, mengikuti tren, dan berbagi pengalaman saat bepergian.
  • 49% pengguna membeli produk dari penjual/merek yang mereka ikuti (follow).

Fakta terakhir ini sangat menarik bagi entrepreneur dan marketer. Itu artinya, Anda harus segera membuat akun Instagram, mengajak netizen mem-follow akun Anda, dan sekitar 50% akan membeli dari Anda. Yah, masalah waktu saja.

Bagaimana dengan Anda? Siap?

Baca Juga:

arrow_back

Label

Laman

arrow_forward