Tips Investasi Emas yang Aman, Ringan, dan Menguntungkan

Tips Investasi Emas yang Aman, Ringan, dan Menguntungkan - Walaupun punya beberapa kelemahan kelemahan, tetap saja emas menyandang sederet kelebihan yang menakjubkan. Tak terbantahkan.

Investasi emas saat ini adalah pilihan yang sangat rasional. Kenapa? Karena tak semua orang mampu membeli properti. Dan tak semua orang punya ilmu tentang saham. Mungkin di antara kita banyak yang termasuk dalam dua kelompok ini.


Investasi emas merupakan pilihan favorit yang dilakukan masyarakat sejak dulu sampai sekarang. Bagaimana dengan Anda? Pengen berinvestasi emas yang aman, ringan, sekaligus menguntungkan? Baiklah, saya akan berbagi tips dalam sejumlah tulisan.

Semua orang maklum, dari segi capital gain, properti menang telak dan mutlak ketimbang emas. Namun properti juga menyimpan kelemahan tersendiri, misalnya tidak likuid (perlu proses lama untuk jual-beli), dikekang aturan bank, dan modal relatif besar. Kalau emas? Likuid, bebas bank, dan modal relatif kecil. Rp 100 ribu juga bisa.

Sebelum #InvestEmas, baiknya tentukan dulu apa tujuan Anda, misalnya untuk DP rumah, DP kendaraan, DP haji, DP umrah, dana darurat, dana pensiun, dana pendidikan, modal usaha, biaya pernikahan, biaya liburan, dan lain sebagainya.

Setelah itu, tentukan jangka waktunya, apakah itu jangka waktu pendek (1 hingga 3 tahun), jangka menengah (4 hingga 7 tahun), atau jangka panjang (lebih dari 7 tahun). Sebenarnya, lebih panjang lebih baik. Hukum Compound akan bekerja.

Investasi emas relatif berbeda dengan investasi saham atau reksadana. Harga emas cenderung selalu naik. Terutama dalam jangka panjang. Selain itu, emas bisa langsung diuangkan (likuid) kalau-kalau Anda butuh tunai.

Emas itu stabilizer. Benar, emas tidak bisa melipatagandakan kekayaan kita. Akan tetapi, emas bisa menjaga kekayaan kita. Dalam jangka panjang, inflasi pastilah kalah telak dan mutlak jika berhadap-hadapan dengan emas. Sedangkan #InvestEmas dalam jangka pendek, trading, derivatif, dan perhiasan, TIDAK saya anjurkan. Sekali lagi, tidak saya anjurkan.

Sebagai alternatif investasi, coba rutinkan setiap bulannya membeli emas minimal Rp 100 ribu. Rutin. Tiga tahun kemudian, Anda akan melihat dan merasakan keajaiban. Karena dalam jangka panjang emas selalu naik dan ini sudah terbukti selama 14 abad. Anda bisa membeli emas di toko emas, Antam, atau Pegadaian.

Anda bisa membeli emas yang terjamin aslinya di Antam. Kalau mau lebih fleksibel, Anda bisa membuka rekening tabungan emas di Pegadaian. Tabung ya, bukan cicil. Saya pun melakukan ini, menabung emas di Pegadaian. Setidaknya, Anda bisa membeli emas di toko emas terdekat. Yang penting, belinya disiplin setiap bulannya.