[Bisnis Online] : Cara Meningkatkan Penjualan dalam Jangka Panjang

Cara Meningkatkan Penjualan dalam Jangka Panjang - Penjualan lagi seret? Pengen produknya terjual dan selalu terjual dalam jangka panjang? Berarti Anda perlu memahami lebih lanjut isi dan esensi di balik marketing.

Bisnis apa pun, termasuk bisnis online, tak akan pernah lepas dari ilmu marketing.

Apa sih beda ilmu marketing dengan ilmu ekonomi? Yah beda. Ilmu marketing mempelajari bagaimana orang membuat keputusan. Ini penting. Dan ini hanya ada pada ilmu marketing, bukan pada ilmu ekonomi.

Cara Meningkatkan Penjualan dalam Jangka Panjang

Marketing juga menciptakan want dan demand. Dan tahukah anda, kapitalisme bakal collapse! Kok bisa? Karena kapitalisme menciptakan excessive inequality of income dan dampak-dampak negatif lainnya.

Btw, ini semua kata siapa sih?

Bukan kata saya, melainkan kata Philip Kotler, Bapak Marketing Dunia. Alhamdulillah saya sempat bertemu beliau beberapa bulan yang lalu. Fyi, hampir semua kampus bisnis di dunia memakai buku teks karya beliau selama 30 tahun terakhir! Untuk urusan marketing, beliau adalah biangnya biang!

Apakah marketing semata-semata soal penjualan? Nggak juga. Marketing itu bicara soal solusi serta kepuasan. Itulah isi dan esensi di balik marketing, menurut Philip Kotler juga menurut saya. Ingat, penjualan cuma salah satu fungsi saja.

Pendiri Zara menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Apa yang dilakukan oleh Zara? Mereka menawarkan desain baru setiap dua minggu. Terkini, karena memang itulah yang diharapkan oleh pelanggan-pelanggannya. Jelas kan? Mereka berusaha memberi solusi. Mereka berusaha memberi kepuasan.

Perlu contoh yang lain?

Ria Miranda bukan sekadar busana muslimah. Melainkan suatu gaya, suatu keunikan, dan warna pastel. Gudeg Yu Djum bukan sekadar kuliner Jogja. Melainkan sebuah cita rasa, sebuah kebanggaan, dan sebuah tradisi.

Lihat juga cake pisang Villa dan keripik pedas Maicih. Omset mereka miliaran rupiah setiap bulannya. Mereka menawarkan solusi serta kepuasan kepada pelanggan-pelanggannya. Bukan sekedar menawarkan produk. Sekilas, ini sepertinya sama, padahal nggak sama. Villa itu oleh-oleh khas Batam. Maicih itu sensasi pedas. Bukan sekedar produk.

Nah, agar produk kita terjual dan selalu terjual dalam jangka panjang, berusahalah menawarkan solusi serta kepuasan.

Itulah esensi ilmu marketing.

Begitu pun sama halnya dengan jual beli. Jual beli bukan sekedar kita membayar apa yang kita dapatkan. Esensi jual beli adalah berbagi kesejahteraan. Dengan kita membeli barang orang lain, mobil misalnya, kita telah berkontribusi terhadap perusahaan mobil tersebut. Dimana, dengan kita membelinya (cash ataupun kredit), perusahaan bisa maju dan berkembang, bisa membayar gaji karyawan, karyawan bisa makan, anak mereka bisa sekolah, dan seterusnya.